PEDESAAN SEJARAH
Oleh : Moh. Asrul Wahid {1801103030189)
Penjelasan secara umum
Sejarah merupakan ilmu pengetahuan yang membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan kejadian masa lampau dengan di dasarkan pada syarat-syarat tertentu. Ilmu sejarah merenkontruksi kejadian masalau kedalam bentuk sebuah kisah agar lebih mudah dipahami dan dikaji ulang untuk dipelajari pada masa kini. Kata sejarah berasal dari bahasa Yunani, historia yang memiliki arti mengusut atau meniliti sesuatu. Sedangkan desa merupakan sebuah wilayah kecil dalam sebuah yang di diami oleh kesatuan kecil masyarakat dengan struktur yang terikat dengan adat dan budaya. Secara bahasa kata desa berasal dari bahasa snaskerta, dhesi yang memiliki arti tanah air atau tanah kelahiran, desa dikenal sebagai suatu tempat asal berkumpulnya suatu kelompok masyarakat.
Para sejarawan seiring berjalannya waktu mulai membagi-bagi titik fokus pengkajian sejarah secara khusus dengan tujuan agar dapat lebih mendalami dan terfokus dalam mengungkap suatu kejadian sejarah, salah satu contohnya adalah sejarah pedesaan, seperti yang akan di bahas dalam tulisan ini. Itulah mengapa semakin bermunculan para sejarawan-sejarwan dengan penelitian khususnya tentang sesuatu. Ada yang membahas sejarah perkotaan, sejarah maritim dan sejarah pedesaaan.
Secara umum sejarah pedesaan sendiri jika di artikan dari penjelasan di atas secara sederhana, sejarah pedesaan merupakan suatu kajian sejarah yang berfokus dan mentitik beratkan objek kajiannya mengenai sebuah desa, mulai dari terbentuknya, sistem masyarakat, sosial dan budaya. Dalam sejarahnya desa merupakan cikal bakal lahirnya masyarakat politik yang besar, malalui wilayah yang kecil yang berkembang semakin besar, dan terbentuknya pemerintahan kecil sebelum lahirnya pemerintahan sebuah negara. Desa merupakan kesatuan masyarakat kecil seperti sebuah rumah tangga yang besar, yang pada awalnya dipimpin oleh seseorang yang paling dituakan dan dihormati berdasarkan garis keturunan. Sifat dan bentuk desa lambat laun mengalami perubahan sejak kolonial Belanda mulai memasuki Indonesia.
Intervensi Belanda dalam tata organisasi desa membuat desa mengalami banyak sekali perubahan dalam sistem awal yang diterapkan, sifat desa mengalami transisi ke arah yang lebih teritorial dan menjadi wilayah hukum. Pemilihan pemimpin tidak lagi didasarkan pada garis keturunan, pemerintah Belanda mulai mengatur sistem kepemimpinan desa untuk menjadi perpanjangan tangan belanda dalam setiap kepentingan, yang menghubungkan antara rakyat dengan pihak kolonial Belanda.
Kajian sejarah pedesaan dan pentingnya
Kajian dalam sejarah pedesaan masih dimensi mengenai waktu masih menjadi hal yang sangat penting, karena sejarah merupakan kajian yamg berfokus pada peristiwa masa lampau, hal ini yang membedakan kajian pedesaan melalui ilmu sejarah berbeda dengan kajian sosiologi pedesaan. Dalam sejarah pedesaan kronologis menjadi sesuatu yang sangat penting untuk mengetahui sesuatu yang terjadi, kejadian-kejadian secara runtut dari awal hingga akhir.
Sejarah pedesaan menitik beratkan penelitiannya dalam setiap perubahan – perubahan yang terjadi di dalam masyarakat desa, misalnya perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan konflik yang terjadi. Sejarah pedesaan menjadi suatu kajian penting bagi setiap mahasiswa dan para ahli sejarah, karena desa merupakan ujung tombak lahirnya sebuah peradaban kota yang ada pada saat ini. Melalui struktur masyarakat desa banyak melahirkan kearifan lokal yang sangat penting, dan nantinya yang menjadi nilai bagi bangsa Indonesia. Gotong royong, tolong menolong, adat istiadat, persaudaraan dan yang lainnya. Desa juga menjadi suatu benteng ekonomi Indonesia saat Indonesia mengalami krisis ekonomi, desa lantas hadir sebagai benteng awal ketahanan ekonomi Indonesia. Basis perekonomian dan industri rumahan yang ada di pedesaan memiliki peran besar dan ikut andil dalam ketahan ekonomi Indonesia.
Semakin berkembangnya zaman, desa tidak lagi hanya menjadi benteng ketahanan ekonomi negara, desa juga menjadi basis untuk memperoleh kekuatan suara politk bagi partai-partai politik. Masuknya perpolitikan ke dalam desa semakin menjadi objek yang sangat penting untuk dikaji, karena akan sering mengalami perubahan dan pengikisan sistem.
Berikut beberapa penjelasan singkat mengenai desa menurut para ahli
1. Secara umum, desa adalah gejala yang bersifat universal, yang terdapat di mana pun di dunia ini. Sebagai suatu komunitas kecil, yang terikat pada lokalitas tertentu, baik sebagai tempat tinggal (secara menetap) maupun bagi pemenuhan kebutuhannya, terutama yang bergantung Pada pertanian. Desa di mana pun cenderung memiliki karakteristik tertentu yang sama.
2. Desa menurut Widjaja adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai susunan asli berdasarkan hak asal-usul yang bersifat istimewa. Landasan pemikiran dalam mengenai pemerintahan desa adalah keragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi, dan pemberdayaan masyarakat.
3. Egon E. Bergel, menjelaskan bahwa desa selalu dikaitkan dengan pertanian dan desa sebagai pemukiman para petani (peasants). Sekalipun demikian, faktor pertanian bukanlah satu-satunya ciri yang harus melekat pada setiap desa.
4. Koentjaraningrat memberikan pengertian tentang desa melalui pemilahan komunitas besar (seperti kota, negara bagian, dan negara) dan komunitas kecil (seperti band, desa, rukun tetangga, dan sebagainya). Koentjaraningrat mendefinisikan desa sebagai “komunitas kecil yang menetap tetap di suatu tempat”. Ia tidak memberikan penegasan bahwa komunitas
Desa secara khusus bergantung pada sektor pertanian. Dengan kata lain, masyarakat desa sebagai sebuah komunitas kecil dapat saja memiliki ciri-ciri aktivitas ekonomi yang beragam, tidak di sektor pertanian saja.
5. Paul H. Landis, seorang sarjana sosiologi perdesaan dari Amerika Serikat, mengemukakan definisi desa dengan cara membuat tiga pemilahan berdasarkan pada tujuan analisis. Pertama, untuk tujuan analisis statistik, desa didefinisikan sebagai lingkungan yang penduduknya kurang dari 2.500 orang. Kedua, untuk tujuan analisa sosial-psikologi, desa didefinisikan sebagai suatu lingkungan yang penduduknya memiliki hubungan yang akrab dan serba-informal di antara sesama warganya. Ketiga, untuk tujuan analisis ekonomi, desa didefinisikan sebagai lingkungan yang penduduknya bergantung pada pertanian.
Demikian beberapa penjelasan singkat di atas mengenai desa menurut para ahli. Kajian sejarah pedesaan menjadi sangat penting untuk dikaji dan dipelajari bagi setiap mahasiswa sejarah untuk mengatahui cikal bakal dari sebuah bangsa yang lahir dari sebuah wilayah kecil yang menjadi berkembang besar sehingga terbentuknya sebuah komunitas besar yaitu negara.
0 Komentar