Na
Hindu – budha mulai membwa pengaruh ke Indonesia  sekitar bad ke-5 masehi yang dibawa oleh para pedagang India, para pedagang melakukan interaksi dengan penduduk lokal sekaligus memperkenalkan kebudyaan dan agama yang merka bawa.
           Ada beberapa hipotesa mengenai awal mula masuknya idu-budha ke nusantara di antaranya; 1.Hipotesa brahmana, menyatakan masuknya pengaruh hindu ke Indonesia, merupakan peran para kaum brahmana ang diundang langsung oleh penguasa lokal di Indonesia; 2. Hipotesa Ksatria, hipotesa ini menyatakan bahwa, kaum ksatria lah yang berperan penting dalam penyebaran kebudayan dan agama hindu karena, di masa lampu sering kali terjadi peperangan antar golongan, dan kaum ksatria yang selamat melarikan diri ke nusantara; 3. Hipotesa waisya, hipotesa ini menyatakan kaum waisya merupakan golongan pedagangang, da banyak melakukan interaksi dengan para penguasa maupun masyarakat lokal. Hubungan tersebut yang menjadi jalan bagi kaum waisya untuk menyebarkan pengaruh budaya hindu; 4. Hipotesa sudra, kaum sdura menjadi buangan setelah terjadi peperangan antar golongan di India. Kaum sudra akhirnya memutuskan untuk meninggalkan India, dan mengikuti kaum aisya ke nusantara. kaum sudra datang dengan jumlah yang besar sehingga memberi andil besar terhadap penyebaran kebudayaan hindu kepada masyarakat lokal di Indonesia.
     Hindu- budha membawa pengaruh besar bagi kehidupan rakyat indonesia, pengaruhnya mecakup beberapa unsur dalam kebudayaan di antaranya;
A.                      Sistem kepercayaan
Masyrakat indonesia pada awalnya telah memiliki kepercayaan berupa animisme dan dinamisme. Hadirnya kebudaayan  baru ke Indonesai membwa perubahan, misalnya dalam hal tata krama, upacara-upacara, dan tempat peribadatan.
B.                       Sistem masyarakat
Pengaruh terhadap kehidupan dan sistem masyrakat adalah, terbentuknya sistem yang teratur yang diduduki oleh kepala suku di posisi yang paling terastas dalam satu kelompok masyarakat.
C.                       Sistem pengetahuan.
Pengaruh dalam pengetahuan adalah, adanya perhitungan waktu yang di dasarkan pada kalender tahun saka, tahun dalam kepercayaan hindu.
D.                      Kesenian.
Berdirinya bangunan dengan atap berbentu punden perundak, candi-candi, patung-patung dewa, dll.
E.                       Bahasa.
Pengaruh dalam bahsa adalah, penggunaan bahasa pallawa dan snsakerta dalam beberapa peninggalan-peninggalan seperti prasasti.
F.                        Mata pencaharian
Mata pencarharian masyrakat Indonessia pada masa hindu-budha sebgaian besar adalah sbagai petani, berternak, dan berdagang.
G.                      Teknologi.
Wujud penerapan dalam teknologi yang dipengaruhi oleh kebudyaan hindu-budha adalah, teknik dalam pembuatan candi.